Posko Induk Bersama akan Dibuat Dalam Waktu Dekat

0
44
IST/BERITA SAMPIT Rapat koordinasi Bupati Barut dan beberapa instansi serta jajaran lainnya.

MUARA TEWEH – Pemerintah kabupaten Barito Utara, mengelar pertemuan dengan Ketua DPRD, Kapolres Barut dan Dandim 1013 Muara Teweh di rumah Jabatan Bupati, jalan Ahmad Yani Muara Teweh. Jumat 03 April 2020.

Dalam pertemuan itu, Bupati Barut, H Nadalsyah didampingi Wakil Bupati Sugianto Panala Putra, dan Sekretaris Daerah, Ir H Jainal Abidin serta seluruh undangan yang hadir memberikan apresiasi, kepada semua anggota Tim Gugus Tugas yang bekerja sebagai garda terdepan.

Tim Gugus tugas telah melakukan upaya antisipasi, pencegahan dan penanganan covid- 19, pihaknya mengapresiasi kinerja para tim yang sudah bekerja secara maksimal selama ini.

H Nadalsyah juga berterimakasih, atas kepatuhan masyarakat dalam melaksanakan imbauan pemerintah, yang sudah tidak terlalu banyak di luar rumah. Menurut Nadalsyah melawan wabah corona adalah tugas dan tanggung jawab bersama, semua pihak, maka semua harus sinergi.

Disamping itu, Bupati juga menyampaikan, bahwa Posko Gugus Tugas di desa Kandui kecamatan Gunung Timang merupakan posko yang sangat efektif dan strategis sejauh ini.

“Kita tau, wilayah itu, merupakan pintu masuk dari wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan,” kata Nadalayah.

Bupati juga ditempat itu, menjawab permintaan Kapolres Barito Utara, AKBP Dodo Hendro Kusuma, agar dibentuk posko gugas tugas bersama atau posko induk di kabupaten.

Bupati menerima saran dan masukan tersebut dan segera ditindaklanjuti dengan membuat Posko Bersama di samping Kantor Bupati atau di halaman Tiara Batara Muara Teweh dimana anggota Posko nantinya merupakan Gabungan Anggota TNI/Polri serta Perangkat Daerah.

Sementara Dandim 1013 Muara Teweh, Letkol Inf Yusan Riawan, juga memberikan masukan dan pendapat.  Agar pemerintah kabupaten Barito Utara, menjaga ketersediaan stok pangan dan ketersediaan peralatan kesehatan,obat -obatan baik di Pustu, Puskesmas, maupun Rumah Sakit Muara Teweh.

Menjawab hal tersebut, Bupati memerintahkan kepada leading sektor Disperindagsar, Dinas Ketahananpangan Dinas Pertanian, Dinas Koprasi, Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi serta seluruh perangkat daerah agar bisa melakukan pemantauan dan pengendalian dilapangan.

Ditempat yang sama, ketua DPRD Barut, Ir Hj Mery Rukaini, juga  memberikan apresiasi, kepada pemerintah kabupaten Barito Utara. Yang sudah, membebaskan pembayaran tagihan PDAM Kepada masyarakat yang kurang mampu selama penanganan Covid-19.

(shp/beritasampit.co.id)